brand authority

Cara Membangun Brand Authority Melalui Konten Marketing

Cara membangun brand authority melalui konten marketing. Dengan menunjukkan kemampuan Anda membangun brand authority melalui konten, Anda bisa membuat lompatan yang besar dalam membangun kepercayaan dan meningkatkan penjualan secara signifikan.

Brand authority membuat perbedaan besar terhadap keputusan seseorang untuk membeli produk maupun jasa dari suatu perusahaan. Dan pastikan Anda sudah berada dalam kolom perbedaan tersebut.

Pertama, Anda harus mengevaluasi bagaimana brand authority Anda dikenal oleh pembaca di dunia online. Hal ini akan membantu untuk dapat mengidentifikasi peluang mendapatkan keuntungan pada sektor bisnis Anda. Kemudian menggali lebih dalam dan mulai riset pertanyaan yang sering ditanyakan oleh pembaca yang kemungkinan besar berkesempatan menjadi pelanggan Anda. Kenapa? Agar Anda bisa menjawab.

Memahami bentuk pertanyaan yang disampaikan dengan jawaban yang tepat, tegas, informatif akan membangun dan meningkatkan kepercayaan mereka. Mungkin apa yang saya katakan adalah hal yang sudah terlalu sering diulang. Namun Anda tidak akan bisa membangun brand authority dalam waktu satu malam. Hal tersebut perlu melewati proses usaha yang panjang.

Anda perlu melakukan usaha sebagai marketing, salah satunya dengan menceritakan kisah ispiratif, atau fortofolio dalam situs web Anda. Ketika pembaca melihat dan membacanya kelak akan menimbulkan pikiran percaya, ya… kepercayaan calon customer sangat dibutuhkan oleh produsen sebagai pelaku bisnis digital.

Bahkan hal di atas cukup krusial ketika seseorang akan menentukan di antara dua perusahaan,mengingat produk atau jasa yang ditawarkan seringkali memiliki harga selisih tipis. Terdapat beberapa cara yang bisa Anda dilakukan dalam memanfaatkan digital marketing untuk meningkatkan brand authority Anda.

Cara Membangun Brand Authority

Fokus pada konten,backlink sangat mudah didapat jika kontennya berkualitas. Konten yang berkualitas menjadi indikator utama bagi Google bahwa situs Anda adalah situs terpercaya bila dibandingkan situs lain yang tidak menyertakan fortofolio dan konten sembarangan. Otoritas Anda lebih tinggi.

Melalui brand yang Anda miliki, pelanggan tidak membutuhkan waktu lama mencarinya dalam mesin pencarian. Brand Anda melekat dalam pikirannya, bahkan tidak menutup kemungkinan promosis mouth to mouth berjalan efektif menjadi tambahan klik pada situs Anda.

Ukur Tingkat Brand Authority Anda

Membangun Brand Authority

Jangan pernah berasumsi bahwa Anda telah mengerti bagaimana audiens melihat Anda. Sebaiknya, sebelum menerapkan strategi marketing tertentu, Anda harus mengecek data lapangan sehingga tahu bagaimana orang lain melihat.

Tanyakan beberapa pertanyaan di bawah ini pada diri sendiri dan jawabannya akan membuka mata Anda.

  • Apakah jumlah pencarian brand meningkat atau malah menurun? Istilah pencarian apa yang dikaitkan audiens terhadap brand authority Anda?
  • Bagaimana customer atau leads menemukan brand authority Anda? Apakah melalui wawancara otoritatif atau dari konten yang Anda buat atau apa?
  • Apakah media pernah menyebut nama atau brand authority Anda? Anda bisa mulai memanfaatkan Google Alerts untuk nama brand authority Anda dan menyiapkan seseorang yang cakap sebagai representasi.

Pertanyaan menarik lainnya adalah: Siapa yang memiliki otoritas paling kuat di niche yang Anda usung? Apakah sudah tahu hal itu?

Cara pertama yang bisa Anda lakukan untuk mengetahui hal ini adalah dengan mencari kata kunci yang ingin Anda rank di Google. Nah, dari situ Anda bisa melihat siapa yang ranking. Bisa jadi kompetitor adalah pihak yang Anda sudah tahu, namun bisa juga ia adalah pemain baru yang berhasil membangun brand authoritynya.

Selain itu, Anda juga bisa menggunakan beberapa tools, seperti SparkToro, untuk mengecek topik Anda dan mencari tahu ke mana para audiens mencari informasi.

Lalu, muncullah pertanyaan berikutnya: apakah Anda termasuk dalam daftar tersebut? Jika tidak, siapa saja yang masuk daftar dan kenapa mereka? Cara Membangun Brand Authority ?

Baca Juga : Bagaimana Teknologi AMP Menguntungkan Content Strategy

Identifikasi Pertanyaan Audiens

Pada dasarnya, audiens akan percaya pada Anda dan menganggap Anda memiliki otoritas apabila Anda bisa menjawab pertanyaan mereka. Konsepnya memang terdengar sederhana, dan kenyataannya memang begitu. Namun eksekusinya jelas akan lebih sulit.

Pertama, bagaimana Anda tahu apa pertanyaan audiens? Ada beberapa cara yang bisa Anda coba, yaitu:

  • Menggunakan alat, seperti Answer the Public dan BuzzSumo Questions. Dua alat ini membantu Anda melihat pertanyaan yang sering ditanyakan oleh audiens berdasarkan kata kunci yang Anda masukkan.
  • Riset keyword juga membantu Anda untuk cari tahu berbagai tantangan atau masalah yang dihadapi orang-orang. Jangan hanya terpaku pada volume kata kunci – lihat juga bagian “People also ask”. Tidak masalah jika Anda “berkelana” dulu dan mencari berbagai pertanyaan yang sering ditanyakan audiens. (Coba juga Keywords Everywhere dan Keyword Surfer.)
  • Berdiskusilah dengan tim penjualan tentang pertanyaan yang sering muncul. Apakah Anda sudah menjawabnya melalui konten yang Anda buat? Apakah konten tersebut memberikan informasi yang jelas untuk masalah yang dihadapi audiens?
  • Pertajam lagi tentang persona audiens. Segmen konsumen yang berbeda tentunya mengalami masalah yang beda juga. Pastikan sekali lagi apakah ada segmen yang tidak sengaja Anda abaikan.

Setelah Anda mendapatkan daftar pertanyaan yang solid dari audiens, Anda bisa bekerja secara efektif dan lebih tepat dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut.

Jawab Pertanyaan dengan Konten Berotoritas

Katakanlah sekarang Anda sudah tahu apa yang akan ditulis, lalu bagaimana membuatnya memiliki otoritas?

Pertama-tama, Anda harus punya metodologi yang jelas. Lakukan riset kapanpun jika memungkinkan.

Konten yang diisi dengan data jelas jauh lebih terpercaya daripada konten yang mengandalkan opini. Apabila Anda menggunakan opini di dalamnya, pastikan itu berasa dari tokoh yang memiliki pengalaman di bidang tersebut.

Kedua, konten yang Anda buat harus terlihat memiliki otoritas, seperti:

  • Tidak ada salah ketik ataupun grammar yang berantakan.
  • Apabila informasi memiliki jangka waktu, Anda harus menyertakan tanggal sehingga pembaca tahu kapan konten tersebut ditulis, sehingga konteksnya jelas.
  • Sumber dan situasi itu penting.
  • Konten harus mudah dibaca dan alurnya enak.
  • Struktur dan navigasi juga harus dipikirkan dan memberikan insight terhadap apa yang dipelajari oleh pembaca.
  • Semua informasi harus memiliki penjelasan dan berdasarkan fakta.

Apabila informasi yang Anda tulis berasal dari pakar, pastikan Anda juga menuliskan nama dan bio singkat tokoh tersebut.

Ada juga beberapa teknik lain yang bisa Anda gunakan untuk menunjukkan otoritas. Andy Crestodina menyarankan untuk memasukkan quotes dan tips dari orang yang Anda anggap sebagai pakar.

Hal ini merupakan cara untuk mendapatkan validasi dari pihak ketiga. Bentuknya bisa seperti review, testimoni, atau meminta influencer membagikan apa yang sudah Anda buat.

Intinya di sini adalah untuk menunjukkan bahwa Anda memiliki hubungan dengan pakar dan orang-orang akan mempercayai Anda.

Kesimpulan

Seperti penjelasan sebelumnya, Anda perlu waktu dan usaha yang keras untuk menunjukkan otoritas. Namun sekali Anda mengetahui kuncinya, aspek marketing lain yang Anda terapkan akan mengalami peningkatan drastis.

Pertimbangkan untuk membangun otoritas di berbagai strategi digital marketing yang Anda gunakan. Hasilnya pasti akan jauh lebih besar daripada yang Anda bayangkan.

Demikian ulasan conten.digital cara membangun brand authority melalui konten marketing, semoga apa yang kami sajikan bisa bermanfaat untuk Anda. /Aha

Baca Juga: Cara Menggunakan Storytelling untuk Meningkatkan Hasil Content Marketing

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *