strategi konten

Strategi Konten di Balik Tiga Pilar Utama Yang Sukses

Seiring dengan inbound marketing yang terus menerus menjadi kekuatan dominan, pasti Anda tidak asing dengan istilah “ konten adalah raja ”. Namun memberikan pesan yang tepat ke orang yang tepat bukan hal yang mudah tentunya. Anda perlu strategi yang keren.

Strategi konten yang solid dapat membantu membuat konten yang berarti, kohesif, engaging, dan tentunya berkelanjutan dalam menarik pengguna baru serta mempertahankan klien lama.

Terlepas dari besarnya efek yang diberikan konten yang baik pada bisnis Anda, dua tantangan terbesar untuk para marketer adalah mengetahui bagaimana memprioritaskan satu strategi utama dan mengkomunikasikan strategi konten yang efektif ke seluruh tim sehingga semua orang memiliki motivasi yang sama.

Content marketing berbeda dari produk marketing pada umumnya. Beberapa produk yang biasanya menjadi bagian dari content marketing adalah:

  • Artikel pendidikan
  • Blog
  • e-book
  • Video
  • Hiburan
  • Webinar
  • Media sosial
  • Grafik

Merancang kalender konten yang berisi setiap item di atas terlihat menyeramkan, namun ada beberapa cara sederhana untuk memulainya.

Tujuan dari merencanakan konten sebenarnya sederhana. Anda hanya ingin konten yang:

  1. Berkaitan dengan tujuan bisnis.
  2. Berhubungan langsung dengan kebutuhan dan keinginan audiens.
  3. Bisa dibagikan secara sederhana dengan format yang konsisten.

Hasilnya adalah kalender konten yang lebih relevan terhadap apa yang dicari orang-orang dan membedakan Anda dari kompetitor lainnya. Saat ini, alat-alat untuk merencanakan konten yang menggunakan artificial intelligence (AI) semakin banyak. Prosesnya pun tentu semakin mudah.

Ketika Google akan menunjukkan daftar terbaik, tiga pilar berikut ini atau strategi fundamental yang akan membantu Anda membuat strategi konten yang sukses dan menghasilkan.

Strategi Konten

Baca Juga : Cara Menggunakan Seni Storytelling untuk Meningkatkan Hasil Content Marketing

Rencanakan Strategi Konten untuk Memenuhi Kebutuhan Bisnis

Agar efektif, semua konten harus berdasarkan pada tujuan bisnis yang jelas. Kenapa? Karena jika tidak, Anda tidak bisa mengukur pengaruhnya terhadap pertumbuhan perusahaan. Lalu bagaimana caranya agar tetap membuat konten yang bermakna namun sederhana?

Anda bisa mulai dengan memilih inisiatif yang akan digunakan dan menuliskan tujuan bisnis, audiens yang ditarget, dan konteks dari inisiatif tersebut.

Hal di atas akan membantu Anda menghapuskan keambiguan yang mungkin malah mengacaukan bisnis Anda. Selalu ingat bahwa rencana Anda tidak harus sempurna – kekuatan yang sebenarnya datang dari apa yang menurut Anda paling penting dan terus melangkah maju.

Pahami Audiens

Audiens adalah pihak yang memberikan feedback. Oleh karena itu, sekali Anda membuat tujuan, seluruh tim akan fokus pada alasan utama di balik produksi konten, yaitu audiens.

Sangat mudah untuk terbawa kesibukan harian. Di saat-saat seperti itu, marketer cenderung membuat konten yang terus terang. Realitanya, konten adalah hal pertama yang dilihat audiens dari sebuah brand. Di sisi lain, kesan pertama sangat menentukan.

Selain untuk mendapatkan klien baru, konten juga menuntun klien lama ke sebuah perjalanan. Bahkan kalau perlu melewati harga jual pertama hingga mengalami kenaikan dan penurunan.

Berdasarkan survey baru-baru ini, 70 persen konsumen merasa lebih dekat dengan sebuah brand karena content marketing. Namun, ini hanya mungkin dilakukan jika Anda memahami audiens pada level yang sangat personal sehingga konten yang Anda buat memberikan jawaban.

Tentunya jawaban tersebut bisa menjawab pertanyaan mereka, menghibur, atau menginspirasi mereka.

Memahami kebutuhan dan keinginan audiens memerlukan alat yang tepat. Salah satu cara untuk menentukan apakah konten Anda membantu konsumen adalah dengan membangun persona ketika membuat konten.

Marketer modern punya akses terhadap alat konten yang memanfaatkan AI yang memberikan insight untuk memilih topik yang akan dibagikan, channel yang digunakan, dan kapan harus live.

Anda harus memberikan insight terhadap:

  • Karakter yang bisa ditargetkan
  • Perjalanan customer
  • Kebutuhan dan keinginan
  • Persepsi tentang kekuatan Anda dan kompetitor
  • Preferensi format konten
  • Marketing channels dimana para audiens berinteraksi
  • Performa konten sebelumnya

Satukan Suara Tim dengan Strategi

Pesan dari luar yang tidak konsisten dapat membuat kebingungan. Tentu saja, hal ini juga menyebabkan leads menjadi kurang percaya dan tidak loyal pada brand. Hal yang sama juga bisa terjadi apabila ada miskomunikasi internal.

Itu bisa membuat tim kehilangan arah dalam meraih tujuan bisnis. Berbagi adalah hal yang baik, bukan?

Ketika strategi konten yang Anda gunakan tersampaikan ke seluruh bagian organisasi, semua akan memiliki pemahaman yang sama dan tentu saja membantu membuat brand yang lebih kuat. Bonusnya, ketika anggota tim mengerti apa yang Anda lakukan dan bagaimana Anda melakukannya, mereka otomatis melihat Anda sebagai pemimpin.

Ketika tim Anda mengerti “kenapa” di balik strategi yang Anda terapkan, penting untuk menciptakan lokasi utama untuk merencanakan konten. Mengumpulkan semua konten di satu tempat membuat konten Anda terlihat sebagai sebuah kesatuan.

Dan tentu saja, bukan tidak mungkin hal itu membuat seluruh departemen mengetahui apa yang sebenarnya ingin dituju dengan lebih jelas lagi.

Merencanakan konten yang efektif memang sulit dan perlu waktu. Tapi jangan menyerah, ya! Langkah pertama untuk memperbaiki content planning Anda adalah dengan mengenali bahwa konten yang cerdas memiliki efek yang lebih besar.

Ingat, konten cerdas dimulai dengan tujuan, insight dari audiens, dan rencana yang dikomunikasikan dengan jelas. Ketika Anda memanfaatkan waktu untuk riset dan menggarisbawahi kebutuhan dan keinginan konsumen, konten Anda dan audiens akan berterima kasih pada Anda.

Mendokumentasikan strategi konten marketing memberikan Anda kemampuan mengkomunikasikan pentingnya konten ini ke semua tim, meningkatkan engagement, dan menciptakan kesesuaian antara klien dan prioritas marketing.

Memanfaatkan perencanaan konten yang cerdas memberikan “sesuatu” kepada tim Anda. Biarkan strategi konten Anda menjadi kelebihan kompetitif Anda.

Demikian ulasan conten.digital mengenai strategi konten di balik tiga pilar utama, semoga informasi ini dapat berguna untuk Anda. /Aha

Baca Juga: Cara Membuat Artikel di Word Agar Lebih Rapi Dan Mudah Dibaca Ketika Dipublish di Blog

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *