teknologi amp

Bagaimana Teknologi AMP Menguntungkan Content Strategy

Google pertama kali meluncurkan teknologi AMP (Accelerated Mobile Pages) pada tahun 2016. Angka konsumsi gawai mobile yang meningkat membuat pakar menggagas UX yang keren dengan menggabungkan smartphone dan teknologi AMP.

Berdasarkan penelitian terdahulu, halaman Google AMP bisa memuat empat kali lebih cepat dan menghemat kuota data hingga delapan kali dibandingkan dengan halaman ponsel yang dioptimasi secara tradisional.

Gagasannya adalah untuk menyediakan media open-source yang membuat mobile experience lebih baik dan lebih cepat. Beberapa pengembang mulai menerapkan AMP namun tidak semuanya awalnya bisa mengukur kesuksesan dari usaha mereka.

Kondisi Teknologi AMP di Akhir 2019

teknologi amp

Penggunaan teknologi AMP pada Google Images rupanya mempercepat speed dalam mencari konten visual. Meningkatnya kebutuhan pencarian visual membuat kebutuhan UX perlu ditingkatkan juga.

Hal tersebut tentunya membuktikan bahwa AMP tidak hanya tentang teks yang tertulis dalam suatu website namun juga bisa mempengaruhi website tersebut secara keseluruhan.

Selain itu, Google baru-baru ini juga menyebutkan bahwa AMP akan bergabung dengan OpenJS Foundation. Hal ini merupakan pergerakan yang bisa membuat teknologi AMP lebih mudah diakses tanpa harus terlalu tergantung pada Google.

Diperkirakan sejak 2016 sudah lebih dari 25 juta domain telah mempublish lebih dari 1,5 miliar halaman teknologi AMP. Pergerakan ini dapat menunjukkan angka yang bahkan lebih tinggi dari pengguna AMP untuk meningkatkan UX.

Google juga menyebutkan bahwa 53 persen pengguna yang menggunakan gadget mobile mengabaikan halaman yang kecepatan memuatnya lebih dari tiga detik.

teknologi amp

Baca Juga : Pentingnya Jasa Backlink Natural Untuk SEO

Bagaimana Teknologi AMP Mempengaruhi Content Strategy?

Teknologi AMP bisa menjadi gerakan tambahan yang berguna untuk strategi konten Anda. Ada berbagai cara untuk menerapkannya, yaitu:

#1 Memperbaiki UX

Apabila Anda menitikberatkan pada halaman yang dibuka di gadget kecil seperti smartphone, teknologi AMP memberikan efek yang signifikan. Konten dengan UX yang baik menurunkan angka bounce rate besar-besaran. Hal ini juga mempertahankan engagement terhadap pengunjung.

#2 Meningkatkan konversi

Semakin lama pengunjung menghabiskan waktunya di halaman situs Anda, kesempatan konversi pun akan semakin tinggi. Seringkali konten yang berkualitas saja tidak cukup untuk meningkatkan konversi.

Kecepatan halaman untuk memuat, UX secara keseluruhan, dan desain halaman Anda adalah paket yang akan mempengaruhi conversion rate.

#3 Mengurangi waktu loading

Pengunjung halaman situs Anda mengharapkan pengalaman yang aman dan nyaman bahkan sejak detik pertama mereka membuka halaman Anda. Semakin lama waktu yang diperlukan konten untuk memuat, maka rasa ingin tahu pengguna pun juga semakin menurun.

#4 Kalahkan kompetitor

Faktanya, memang tidak semua halaman situs menggunakan teknologi AMP. Belum terlambat bagi Anda untuk melakukan evaluasi terhadap kecepatan situs Anda dan mulai mengeksplorasi cara terbaik dalam menerapkan teknologi AMP ke konten Anda.

Apabila konten Anda sudah relevan untuk para pengunjung dan Anda mengkombinasikannya dengan pengalaman yang cepat, maka Anda bisa merajai kompetisi dengan sangat mudah.

Konten adalah Prioritas

Teknologi AMP membantu para developer dan marketer untuk memahami pentingnya menyampaikan pengalaman yang baik di berbagai level. Mulai dari mendesain website hingga ke pembuatan konten yang sebenarnya, semua itu harus memberikan pengalaman terbaik kepada semua pengunjung halaman situs.

Hal ini juga selalu berguna untuk menjadikan konten sebagai prioritas di website Anda. Kecepatan memuat akan kurang berarti apabila kontennya kurang informatif dan tidak relevan bagi pengunjung.

The Omnichannel Experience

Saat ini adalah waktu yang tepat bagi Anda untuk menggunakan pendekatan melalui berbagai kanal terkait dengan pengembangan website Anda dan juga konten marketing. Tidak semua pengunjung menggunakan alat yang sama untuk mengakses konten Anda.

Oleh karena itu, mengingat waktu loading berperan besar dalam UX, teknologi AMP akan membantu untuk mempercepat konten Anda, baik itu melalui desktop maupun smartphone.

Meningkatkan SEO

teknologi amp

Bisa dikatakan bahwa AMP bukan satu-satunya faktor yang secara resmi mempengaruhi ranking. Namun kecepatan loading memberikan pengaruh signifikan dalam SERPS ranking. Menerapkan AMP untuk situs Anda akan menaikkan ranking ketika menyajikan UX yang memuaskan.

Bagaimana Memulainya?

Seperti penjelasan sebelumnya, belum terlambat untuk Anda mempelajari teknologi AMP. Beberapa langkah yang bisa Anda lakukan sekarang adalah:

  • Mengevaluasi waktu loading website Anda saat ini. Gunakan GTMetrics atau alat online lainnya.
  • Instal plugin AMP apabila Anda menggunakan WordPress.
  • Validasi halaman yang ingin Anda perbaiki.
  • Cek sekali lagi konten yang akan Anda ubah.
  • Mulailah menghitung dan mengukur keberhasilan dari postingan Anda.
  • Jangan bosan untuk mengevaluasi performa konten.

Sebenarnya tidak sulit, kok, menerapkan teknologi AMP ke website Anda dan meningkatkan kecepatan loading halaman situs Anda. Pengunjung pun akan mengapresiasi waktu memuat yang lebih cepat dan keuntungannya pun akan segera Anda rasakan.

Konten marketing, UX, dan desain website adalah suatu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Ini akan menjadi kesempatan luar biasa untuk dikembangkan dalam tahun-tahun mendatang.

Demikian ulasan conten.digital mengenai bagaimana teknologi AMP menguntungkan content strategy, semoga informasi yang kami berikan dapat bermanfaat untuk Anda. / Aha

BAca Juga: 5 Aturan Utama Membuat Konten Ramah SEO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *