cara riset keyword artikel

5+ Cara Riset Keyword Artikel Terbaru Langsung Page One!

Bagi seorang content writer atau blogger, mengetahui cara riset keyword artikel adalah salah satu hal yang amat penting. Pasalnya, keyword research atau riset keyword ini akan dapat meningkatkan peluang dari artikel anda berada di peringkat atas pencarian Google.

Namun sayangnya, hingga saat ini masih banyak content writer dan blogger yang belum mengetahui tentang bagaimana cara riset keyword artikel yang baik.

Nah, berhubungan dengan hal tersebut. Pada ulasan kali ini, kami akan sedikit membahas mengenai cara riset keyword artikel yang baik untuk tingkatkan peluang artikel anda berada di peringkat atas pencarian Google. Penasaran?. Langsung saja, berikut ulasan selengkapnya untuk anda.

Cara Riset Keyword Artikel Yang Baik 

Melansir informasi dari halaman glints, terdapat beberapa langkah yang dapat anda lakukan untuk melakukan riset keyword artikel. Adapun beberapa langkah yang harus diketahui oleh content writer tersebut adalah sebagai berikut:

Mempelajari Niche Website Anda

Mempelajari niche website anda adalah langkah paling utama yang harus anda lakukan sebelum melakukan riset keyword artikel. Hal ini bermanfaat untuk mempermudah anda menemukan ide-ide konten yang out of the box untuk strategi SEO (Search Engine Optimization) dari website anda.

Untuk mempelajari niche website anda sendiri, terdapat beberapa tips yang dapat anda terapkan, yaitu meliputi:

  • Bangun interaksi dengan audiens. Tanyakan pada audiens/subscriber anda mengenai keyword apa yang mereka gunakan ketika mencari produk atau website anda.
  • Cobalah untuk berpikir dari perspektif audiens atau pengunjung anda.
  • Sempatkan untuk terlibat dalam komunitas online yang memiliki niche relevan dengan website anda. Dalam hal ini, anda dapat bergabung dalam sebuah forum online yang berhubungan dengan niche website anda dan mengajukan beberapa pertanyaan mengenai apa yang mereka ingin ketahui terkait dengan niche website anda.

Membuat Keyword Yang Relevan

Jika anda telah mempelajari dengan baik, hal selanjutnya yang dapat anda lakukan adalah membuat list atau daftar istilah yang terkait dengan niche website anda. Sebagai contoh sederhana, misalnya website anda membahas mengenai tutorial blogging, maka anda dapat membuat daftar sejumlah istilah terkait kegiatan blogging seperti:

  • Cara Membuat Blog
  • Cara Membuat Artikel SEO
  • Cara Optimasi Website 
  • Dan lainnya.

Dalam hal ini, kami menyarankan agar anda membuat banyak daftar istilah terkait dengan niche website anda. Hal tersebut akan sangat mempermudah anda sebagai content writer ketika melakukan riset keyword nantinya. 

Sebagai catatan tambahan, jika website anda adalah website bisnis yang beroperasi di suatu tempat, anda sebaiknya juga menambahkan nama lokasi anda untuk membuat target audiens anda menjadi lebih spesifik.

Contohnya, jika website anda adalah website bisnis sepatu yang beroperasi di wilayah jogja. Anda dapat menambahkan sejumlah istilah spesifik pada daftar anda seperti:

  • Jual sepatu jogja
  • Jual sepatu murah jogja
  • Sepatu murah jogja
  • Toko sepatu jogja 
  • Dan lainnya.

Membuat Daftar Seed Keyword

Setelah anda membuat daftar istilah yang relevan dengan niche website anda, maka hal selanjutnya yang dapat anda lakukan adalah membuat daftar seed keyword. 

Mengutip penjelasan dari halaman keywordtool.io, dijelaskan bahwa Seed keyword merujuk pada focus keyword (kata kunci fokus). Singkatnya, seed keyword ini adalah keyword unggulan yang dibuat dari daftar istilah yang anda susun sebelumnya. 

Seed keyword ini dapat dikatakan sebagai istilah yang berpotensi digunakan oleh audiens atau pengguna internet terkait untuk menemukan suatu informasi. 

Misalnya, jika pengguna internet ingin mencari informasi tentang definisi backlink, maka mereka kemungkinan akan mengetik “membuat backlink” atau “cara membuat backlink” pada pencarian mereka. Kedua frase tersebut dapat dikatakan termasuk ke dalam seed keyword.

Menggunakan Keyword Tools Berkualitas

Sebagai lanjutan dari pembahasan mengenai seed keyword sebelumnya. Setelah anda membuat daftar seed keyword terkait dengan niche website anda. Anda dapat mulai melakukan penelusuran keyword artikel menggunakan seed keyword yang anda list sebelumnya.

Dalam hal ini, anda dapat menggunakan keyword tool online yang saat ini banyak tersedia di pencarian internet. Masukkan seed keyword tersebut untuk mendapatkan rekomendasi long tail keyword yang dapat anda gunakan di artikel anda nantinya. 

Misalnya, jika salah satu seed keyword anda adalah “membuat backlink”, maka anda dapat memasukkan seed keyword tersebut pada fitur penelusuran keyword tool. 

Selanjutnya, keyword tool yang anda gunakan akan melakukan generate long tail keyword terkait dengan seed keyword yang anda masukkan. Sehingga anda akan mendapatkan beberapa rekomendasi long tail keyword yang dapat anda gunakan pada artikel anda seperti :

  • membuat backlink blogspot
  • membuat backlink otomatis 
  • cara membuat backlink di blogger
  • dan lainnya.

Untuk rekomendasi keyword tool yang dapat anda gunakan untuk mendukung profesi content writer, disarankan agar anda menggunakan tool keyword premium seperti SEMRush, Ahrefs, SEOMoz dan SpyFu. Hal tersebut dikarenakan, sebagian besar keyword tool premium memiliki lebih banyak fitur di dalamnya yang mempermudah anda untuk melakukan riset keyword.

Namun jika anda tidak memiliki budget untuk berlangganan keyword tool premium, anda tetap dapat menggunakan sejumlah keyword tool gratisan seperti keywordtool.io, keysearch, kwfinder dan lainnya. Namun anda harus memaklumi jika terdapat keterbatasan jumlah keyword yang disajikan.

Baca juga ; Cerdas Dalam Memilih Backlink Yang Tepat

Mengamati Website Kompetitor Anda

Melakukan riset keyword saja tidaklah cukup untuk membuat artikel yang anda buat menempati peringkat atas di pencarian Google. Selain memiliki data keyword yang dapat anda kembangkan menjadi sebuah artikel, anda juga harus mengamati website kompetitor anda. Beberapa dari anda mungkin mempertanyakan, mengapa harus melakukan hal tersebut?. 

Jawabannya cukup sederhana, yakni untuk membuat pembahasan yang lebih powerful dibandingkan dengan artikel yang diterbitkan oleh website kompetitor anda. 

Dengan mengamati artikel milik website kompetitor anda, maka anda akan dapat menemukan angle pembahasan lain yang lebih menarik dan informatif. Sehingga artikel anda lebih berpotensi menarik pengguna internet untuk membacanya.

Selain itu, anda juga dapat menyediakan informasi yang lebih lengkap dibandingkan dengan disediakan oleh website kompetitor anda. 

Misalnya, jika anda ingin membuat artikel dengan keyword “cara riset keyword artikel”. Maka anda dapat mengecek terlebih dahulu artikel dari website kompetitor yang menempati halaman pertama pencarian Google untuk keyword tersebut.

Selanjutnya, anda dapat membuat artikel dengan pembahasan yang lebih menarik dan informatif dibandingkan artikel website kompetitor anda. Sebagai contoh, jika untuk keyword sebelumnya, terdapat artikel berjudul “4 Cara Riset Keyword Untuk Artikel Blog”.

Maka anda dapat membuat artikel yang menawarkan informasi lebih lengkap dengan angle pembahasan berbeda, misalnya artikel “5 Cara Riset Keyword Untuk Buat Artikel Page One” dan lainnya. Semuanya tergantung dengan seberapa baik kreativitas anda dalam mengolahnya.

Temukan Trending Topic di Pencarian Internet

Sebagai content writer atau blogger, tentunya anda ingin artikel yang anda buat dapat menarik banyak audiens untuk membacanya. Dalam hal ini, kami menyarankan untuk anda agar membuat artikel yang mengangkat hal yang sedang trending di pencarian internet.

Tentu saja, topik tersebut harus relevan dengan niche website anda. Misalnya, website anda adalah website tentang belajar blogging, maka anda dapat mencari trending topic yang berkaitan dengan dunia blogging. Jangan mengambil topik di luar niche website anda, dikarenakan dapat mempengaruhi nilai relevansi dari website anda di mata Google.

Untuk menemukan trending topic yang relevan dengan website yang anda kelola, anda dapat menggunakan tools online bernama BuzzSumo. Tools online ini dapat menyajikan informasi topik dan artikel yang tengah hangat diperbincangkan di pencarian internet. 

Anda hanya perlu memasukkan keyword tertentu yang berhubungan dengan website ke dalam tool BuzzSumo tersebut. Selanjutnya, BuzzSumo akan menampilkan artikel populer terkait keyword yang anda gunakan. Artikel-artikel yang populer yang ditampilkan tersebut dapat anda jadikan referensi atau ide untuk artikel yang anda buat.

Selain menggunakan BuzzSumo, anda juga dapat menelusuri trending topic yang relevan dengan website anda dengan memanfaatkan tools milik Google yakni “Google Trends”. Tools ini juga dapat menampilkan data artikel yang tengah trending sesuai dengan negara ataupun topik tertentu.

Itulah sedikit ulasan dari kami mengenai cara riset keyword artikel yang baik untuk mendapatkan peringkat teratas di pencarian Google. Semoga ulasan yang kami rangkum ini dapat bermanfaat untuk anda para content writer yang membacanya. Jangan lupa untuk membaca artikel seputar dunia blogging lainnya dari kami ya. Terima kasih. 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *